Selasa, 06 Mei 2014

PENERIMAAN AKPOL 2014



PENERIMAAN AKPOL 2014


Pendaftaran Siswa-Siswa baru AKPOL 2014 Dibuka Tanggal 19 April -25 Mei dan pendaftaran di POLRES Masing-Masing
Adapun Syarat untuk bisa mendaftar adalah :
1. Persyaratan umum :
  • warga Negara Indonesia (pria dan wanita);
  • usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
  • beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  • setia kepada Negara Kesatuan RI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945;
  • sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  • tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (SKCK);
  • berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;
  • bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian.
2. persyaratan lain :
  • berijazah serendah-rendahnya SMU/MA jurusan IPA/IPS dengan ketentuan : 
    • bagi yang berusia kurang dari 17 tahun dengan ketentuan : 
      • nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 8 atau; 
      • nilai rata-rata ujian nasional minimal 7,25 s.d. 7,99 harus memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan TOEFL diatas 500. 
    • bagi yang berusia 17 s.d. 21 tahun memiliki nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 7,25.
  • bagi lulusan tahun 2013 (yang masih kelas III) menggunakan nilai rata-rata rapor kelas III semester 1 dengan ketentuan : 
    • bagi yang berusia kurang dari 17 tahun nilai rata-rata minimal 8; 
    • bagi yang berusia 17 s.d. 21 tahun nilai rata-rata minimal 7,25; 
    • setelah dinyatakan lulus menyerahkan ijazah dan diberlakukan dengan persyaratan butir b 1).

  • tinggi badan minimal : 
  • pria : 163 cm; 
  • wanita : 160 cm.

  • dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.
  • belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan; 
  • bersedia melaksanakan ikatan dinas selama 10 (sepuluh) tahun terhitung mulai diangkat menjadi Perwira Polri (masa dinas surut tidak diperhitungkan);
  • memperoleh persetujuan orang tua/wali; 
  • tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain;
  • pada saat mendaftar telah berdomisili di wilayah polda tempat pendaftaran minimal 1 (satu) tahun yang dibuktikan dengan KTP setempat dan atau KK (bagi yang berusia 17 tahun ke atas) atau surat keterangan Kepala Desa/Lurah berdasarkan KK (bagi yang belum berusia 17 tahun). Bagi yang sedang menempuh pendidikan dan lulus belum 1 (satu) tahun dibuktikan dengan rapor/ijazah dari sekolah yang berada di wilayah Polda pendaftaran;
  • bagi yang sudah bekerja tetap sebagai pegawai/karyawan : 
    • mendapat persetujuan/rekomendasi dari Kepala Instansi/Satker ybs; 
    • bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti Diktuk Taruna Akpol.
  • harus mengikuti dan lulus seleksi baik tingkat Panda dan Panpus dengan menggunakan sistem gugur dalam tahapan yang meliputi :
    • pemeriksaan administrasi awal; 
    • pemeriksaan kesehatan tahap I; 
    • pemeriksaan psikologi; 
    • pengujian akademik dengan materi pengetahuan umum (Undang Undang Kepolisian dan muatan lokal), bahasa Indonesia, matematika. pemeriksaan kesehatan tahap II; 
    • pengujian kemampuan jasmani dan antropometri; 
    • pemeriksaan administrasi akhir; 
    • sidang penetapan kelulusan tingkat panda.

OUT PUT : Pangkat IPDA (Inspektur Polisi Dua)
Gaji Minimal Rp. 3.681.800 belum termasuk remunerasi
Lama Pendidikan 4 Tahun
Buka Pendidikan 25 JULI 2014
Tempat Pendidikan AKPOL SEMARANG

Rabu, 30 April 2014

Persyaratan Pembuatan SIM Baru

Persyaratan Pembuatan SIM Baru




Persyaratan Pembuatan SIM Baru
1. Persyaratan
A. Usia
- SIM A Pemohon Usia 17 tahun
- SIM B I dan B II pemohon 20 tahun
- SIM C dan D pemohon 16 tahun
- SIM Umum pemohon usia 21 tahun
B. Pas Photo
C. KTP Asli & Foto copy KTP (4 Lembar)
D. Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari Dokter

2. Tata Cara
A. Mengisi formulir permohonan disertai foto copy KTP dan pas photo
B. Mengikuti Ujian Teori
C. Bila lulus ujian teori, maka berhak untuk mengikuti ujian praktek sesuai dengan jenis SIM yang dikehendaki
D. Bila lulus dalam ujian teori dan praktek, maka pemohon akan dipanggil untuk pembuatan SIM
Persyaratan Perpanjangan SIM A dan SIM C
1. Mengajukan permohonan tertulis
2. Memiliki KTP yang sah dan masih berlaku dan Foto Copy 4 Lembar.
3. Sehat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani (Surat keterangan dr Dokter)
4. SIM asli yang dimohon untuk diperpanjang
5. Biaya Administrasi SIM
6. Asuransi (Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi)

Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2010 tentang jenis dan tarif atas jenis PNBP:
- Untuk biaya pembuatan SIM A Rp. 120.000 Perpanjangan SIM A Rp. 80.000.
- Untuk biaya pembuatan SIM C Rp. 100.000 Perpanjangan SIM C Rp. 75.000.
- Biaya Asuransi Rp. 30.000

Peningkatan Golongan SIM
Peningkatan Golongan dari SIM A ke SIM B I
a. Umur minimal 20 tahun.
b. Sedikitnya mempunyai SIM A Selama 1 (satu) tahun.
c. Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan Dokter..
d. Membayar formulir di BII/BRI.
e. Mengisi formulir permohonan
f. Melampirkan KTP dan SIM yang ditingkatkan.
g. Memiliki pengetahuan yang cukup masalah kelalu-lintasan.
h. Lulus ujian teori dan praktek.

Peningkatan Golongan dari SIM B I ke SIM B II
a. Umur minimal 20 tahun.
b. Sedikitnya mempunyai SIM B I selama 1 (satu) tahun.
c. Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
d. Membayar formulir di BII/BRI.
e. Mengisi formulir permohonan.
f. Melampirkan KTP dan SIM yang ditingkatkan.
g. Memiliki pengetahuan yang cukup masalah kelalu-lintasan.
h. Lulus ujian teori dan praktek.

Peningkatan Golongan dari SIM A ke SIM A Umum
a. Umur minimal 20 tahun.
b. Sedikitnya mempunyai SIM A selama 1 (satu) tahun.
c. Sehat jasmani dan rohani serta lulus ujian Psikologi.
d. Membayar formulir di BII/BRI.
e. Mengisi formulir permohonan.
f. Melampirkan KTP dan SIM yang ditingkatkan.
g. Memiliki pengetahuan yang cukup masalah kelalu-lintasan.
h. Lulus ujian teori dan praktek.

Peningkatan Golongan dari SIM B I ke SIM B I Umum
a. Umur minimal 20 tahun.
b. Sedikitnya mempunyai SIM B I selama 1 (satu) tahun.
c. Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
d. Membayar formulir di BII/BRI.
e. Mengisi formulir permohonan.
f. Melampirkan KTP dan SIM yang ditingkatkan.
g. Memiliki pengetahuan yang cukup masalah kelalu-lintasan.
h. Lulus ujian teori dan praktek.

Peningkatan Golongan dari SIM B II ke SIM B II Umum
a. Umur minimal 20 tahun.
b. Sedikitnya mempunyai SIM B II selama 1 (satu) tahun.
c. Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan Dokter..
d. Membayar formulir di BII/BRI.
e. Mengisi formulir permohonan.
f. Melampirkan KTP dan SIM yang ditingkatkan.
g. Memiliki pengetahuan yang cukup masalah kelalu-lintasan.
h. Lulus ujian teori dan praktek.

Tata Cara Mutasi SIM
Tata cara dan Persyaratan SIM mutasi (keluar daerah) (PS. 224 PP.44/93) :
a. Mencabut berkas/kartu Induk dari Satuan Lalu-Lintas asal dan pengantar dari Kasubbag SIM.
b. Melampirkan KTP wilayah yang dituju.
c. Melaporkan kepada Kepala Satuan Lantas yang dituju.

Tata cara dan Persyaratan perpanjangan Pindah masuk (dari daerah) (PSL.224 PP 44/93) :
a. Sehat Jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
b. Membawa kartu Induk/pengantar dari Satuan Lalu-lintas yang mengeluarkan SIM.
c. Membayar formulir di BII/BRI.
d. Mengisi formulir permohonan.
e. Melampirkan KTP

Persyaratan SIM hilang atau rusak (PS. 255 PP.44/93):
a. Sehat jasmani dan rohani dinyatakan dengan surat keterangan Dokter.
b. Laporan Polisi kehilangan SIM.
c. Membayar formulir di BII/BRI.
d. Mengisi formulir permohonan.
e. Melampirkan KTP.
*apabila KTP ikut hilang harap diurus terlebih dahulu

SUMBER : <<<=

Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TKP)


Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TKP)






Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Korban
1. Bila korban masih hidup, berikan pertolongan sesuai dengan PPPK dan segera angkut ke Rumah Sakit.
2. Korban mati, jangan sekali-kali merubah posisi.
3. Beri tanda dimana korban diketemukan .


Tempat kejadian
1. Mengamankan, tutup dan jaga tempat TKP .
2. Pertahankan statusquo/ cegah bekas/ barang bukti jangan hilang .
3. Buat bagan dari TKP waktu ditemukan .
4. Memberi tanda bahaya atau keadaan darurat bila terjadi kebakaran, bencana alam atau kejadian-kejadian lain yang membahakan jiwa, badan atau harta benda orang banyak disekitar wilayah kerjanya.


Pelaku/ Tindak pidana
1. Tangkap/ borgol pelaku bila masih berada di TKP dan lakukan penggeledahan.
2. Catat nama, umur, alamat dan konfrontasikan dengan korban.
3. Cegah jangan sampai pelaku menghapus bekas/ menghilangkan bukti-bukti.
4. Adakan pencarian singkat kalau diperkirakan pelaku masih berada disekitar TKP.


Barang bukti
1. Jaga jangan sampai rusak/ hapus dan letaknya jangan sampai berubah.
2. Catat barang-barang bukti waktu diketemukan atau setelah diadakan perubahan-perubahan akibat cuaca dan lain-lain.
3. Kumpulkan dan catat semua barang bukti yang dipindah sebaik-baiknya.


Saksi-saksi
1. Catat saksi-saksi yang mengetahui peristiwa dan jaga jangan sampai berhubungan satu sama lain.
2. Catat nama, alamat para saksi yang meninggalkan TKP.
3. Geledah badan para saksi yang dicurigai.
4. Saksi yang jelas terlibat ditahan sampai yang berwenang tiba.
5. Saksi Kunci :
- Saksi yang tahu persis tentang kejadian perkara.
6. Saksi Ahli :
- Saksi yang mengetahui bidang tertentu yang ada kaitannya dengan kejadian.
7. Saksi Maya :
- Saksi yang tidak mengetahui kejadian, namun sangat dibutuhkan keterangan-keterangannya yang berkaitan dengan kejadian tersebut.
8. Selanjutnya hubungi kantor polisi terdekat maupun keluarga korban.
9. Berikan laporan semua kejadian kepada yang berwenang dengan urut dan laporan tertulis tentang :
- nama-nama/ alamat korban, saksi-saksi dan pelaku tindak pidana yang dicurigai.
- Tindakan yang telah dilakukan di TKP.
10. Serah terima tugas selanjutnya pada yang berwenang, kalau perlu terus membantu seperlunya.

SUMBER : INI SIP

Selasa, 31 Desember 2013

UPACARA KENAIKAN PANGKAT ANGGOTA POLRI POLRES SRAGEN


UPACARA KENAIKAN PANGKAT ANGGOTA POLRI POLRES SRAGEN
Pada hari Selasa tanggal 31 Desember 2013 pukul 07.30 Wib bertempat dilapangan belakang Polres Sragen telah dilaksanakan kegitan Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri Polres Sragen Periode 1 Januari 2014.
Dalam kegiatan tersebut sebagai IRUP KAPOLRES SRAGEN AKBP DHANI HERNANDO, SIK, M.H yang dihadiri oleh Waka Polres Sragen, Para Kabag, Para Kasat, Perwira Polres Sragen, Bhayangkari Polres Sragen.
Peserta Upacara personil polres sragen serta anggota yang naik pangkat periode 1 Januari 2014 sejumlah 108 anggota yang terdiri dari :
IPTU KE AKP : 1 Anggota
IPDA KE IPTU : 1 Anggota
AIPTU KE IPDA : 1 Anggota
AIPDA KE AIPTU : 3 Anggota
BRIPKA KE AIPDA : 5 Anggota
BRIGADIR KE BRIPKA : 26 Anggota
BRIPTU KE BRIGADIR : 57 Anggota
BRIPDA KE BRIPTU : 14 Anggota
Selain itu, anggota Polres Sragen ada yang dilantik kenaikan pengkatnya di POLDA JATENG yaitu anggota yang lulus SAG tahun 2013 dari BINTARA KE PERWIRA sejumlah 8 Anggota.
Dalam amanat yang disampaikan oleh KAPOLRES SRAGEN selaku pimpinan Polres Sragen dan secara pribadi mengucapkan selamat kepada para personil polres sragen yang naik pangkat periode 1 Januari 2014, Kenaikan panggkat merupakan salah satu wujud dari upaya pembinaan POLRI dalam meningkatkan sumberdaya manusia POLRI dan meningkatkan kesejahteraan anggota beserta keluarganya.
Sebagai anggota POLRI harus memahami bahwa pangkat adalah keabsahan wewenang dan tanggung jawab dalam hierarki anggota POLRI dan bukan merupakan hak semata namun hak yang berimbang dengan kualitas dan kewajibannya, dengan demikian kenaikan panggkat ini jangan dianggap sebagai reward melainkan merupakan jerih payah dan hasil kerja keras saudara dengan dedikasi dan loyalitas yang tinggi dan kenaikan pangkat membawa konsekuensi berupa tututan kerja dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap organisasi POLRI.
Setelah selesai dilaksanakan upacara dilanjutkan pemberian selamat kepada anggota yang naik pangkat oleh KAPOLRES SRAGEN AKBP DHANI HERNANDO, SIK, M.H berseta Waka Polres Sragen, Para Kabag, Para Kasat, Perwira Polres Sragen, Bhayangkari Polres Sragen serta anggota Polres Sragen.

AKTRKSI DI GREBEK SRAWUNG BUDAYA 2013 KAB.SRAGEN


DALMAS POLRES SRAGEN AKTRKSI DI GREBEK SRAWUNG BUDAYA 2013 KAB.SRAGEN

Pada hari Minggu tanggal 29 Desember 2013 pkl.07.10 Wib di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen telah berlangsung Grebeg Srawung Budaya 2013 dalam rangka akhir Tahun 2013 dengan tema " Ayo Bergerak Bersama Greget Mbangun Sukowati”.
Hadir dalam acara tersebut :
FKPD Plus Kab.Sragen
Sekda Kab.Sragen
Ka Dinas / Instansi Kab.Sragen
Pimp Organisasi / lembaga Masyarakat.
Tamu undangan dan penonton lk.2.500 orang.
Inti sambutan :
Di penghujung Tahun 2013 ini sebagai titik awal kab.Sragen lebih baik, sejahtera dan bahagia.
Di pagi ini alun-alun Sragen akan disuguhkan hiburan rakyat Sragen.
Dipenghujung Tahun 2014 yang akan datang kita akan adakan acara seperti ini yang lebih meriah lagi.
Masyarakat Sragen adalah pecinta Budaya jadi kita wujudkan lewat kegiatan seperti ini.
Di mulainya acara dengan diawali pelepasan Burung oleh FKPD Plus Kab.Sragen.
Dalam kegiatan Grebeg Srawung Budaya tersebut menampilkan atraksi Budaya / Tari dr Bidan Sragen, antraksi dr TNI – POLRI, Pramuka dan dihibur oleh penampilan Band dari Sragen.
Kegiatan masih berlangsung berjalan aman dan lancar.

Sabtu, 28 Desember 2013

PENYULUHAN WARGA MEMAKAI PELAMPUNG DI GENANGAN AIR WADUK KEDUNGOMBO SUMBERLAWANG SRAGEN


Polres Sragen.
-Pada hari kami tanggal 26 Desember 2013 Kapolsek Sumberlawang IPTU SUDIRDJO bersama anggotanya melaksanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi kepada warga pemilik perahu dan Pengunjung disekitar Genangan air Waduk Kedungombo bila menyeberang atau giat disekitar genangan untuk memakai Alat Pelampung untuk antisipasi keselamatan diri pribadi dan orang lain.sumber pid res sragen



Jumat, 27 Desember 2013

SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU 2014



POLRES SRAGEN

OPERASI GAKTIPLIN POLRES SRAGEN

Pada hari Rabu tanggal 18 Desember 2013 bertempat di halaman apel polres sragen di laksanakan kegiatan penertiban penggunaan gampol, sikap tampang dan surat nyata diri.
Dalam pemeriksanaan yang dipimpin oleh KASI PROPAM IPDA ALI MA’MUN mendapatkan hasil 3 anggota yang gampol tidak sesuai ( seragam PDH menggunakan kaos dalam coklat ) selanjutnya diberikan tindakan Push Up 10 kali dan diperintah melepas kaos dalam coklat, 9 anggota yang sikap tampang rambutnya panjang selanjutnya diberi tindakan Push Up 10 kali dan diperintah potong rambut.
Kegiatan Tersebut menindaklanjuti surat telegram dari KAPOLDA JAWA TENGAH NOMOR : ST/2829/XII/2013 Tanggal 6 Desember 2013. 
sumber dari : pid res sragen

PEMUSNAHAN MIRAS POLRES SRAGEN 2013

Pada hari Senin Tanggal 23 Desember 2013 pukul 10.00 wib Setelah selesai dilaksanakan Upacara Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2013 Polres Sragen bertempat dilapangan polres sragen telah dilaksanakjan Pemusnahan Miras dari Hasil Dalam pelaksanaan Operasi Pekat Candi 2013 Polres Sragen yang di hadiri tamu undangan Bupati Sragen, Ketua DPRD Sragen, Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan, Dandim 0725, Danyon 408, Dan Sub Denpom, Ka Kesbang Pol Linmas, Ka Sat Pol PP, Ka Diskominfo, Ka Dinas Kesehatan, Ka Kemenag, Kepala Bina Marga, Kepala DPU, Ka Dinas Pariwisata, Kepala PMK, Kepala Instansi Samping Kab.Sragen, Ketua Organisasi Kab.Sragen, Pimpinan Gereja Kab.Sragen.
Dari hasil pelaksanaan operasi Pekat Candi 2013 dapat dilakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa minuman keras berbagai merk sebanyak : 125 botol, minuman keras tradisional jenis ciu sebanyak : 3650 liter.
Sesuai dengan Surat Perintah Kapolres Sragen, agar dapat memberikan efek jera terhadap para pelaku tindak pidana penyakit masyarakat ( Pekat ) khususnya minuman keras dan dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan mantap menjelang perayaan Hari Natal 2013 dan Tahun Baru 2014
Dalam Pemusnahan Miras tersebut sebagai Irup Kapolres Sragen AKBP DHANI HERNANDO, SIK, M.H. menyampaikan Sambutannya
Assalamu ‘alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,
Yang terhormat bupati dan jajaran muspida kabupaten sragen.
Yang saya hormati tokoh agama, tokoh masyarakat beserta hadirin serta tamu undangan yang berbahagia.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat tuhan yang maha esa, yang telah melimpahkan rahmat kesehatan dan nikmatnya, sehingga pada hari yang cerah ini kita dapat berkumpul untuk bersama - sama menyaksikan pemusnahan barang bukti hasil operasi rutin dan operasi pekat candi 2013 polres sragen.
Hadirin dan tamu undangan yang berbahagia, menjelang natal tahun 2013 dan tahun baru 2014, banyak masyarakat yang akan merayakannya.
Dalam konteks tersebut, tentunya kita semua harus turut serta dalam menciptakan suasana yang aman dan damai agar pelaksanaannya dapat terealisasikan
Dengan baik, tak terkecuali sebagai aparat kepolisian dituntut untuk aktif dalam menjaga terlaksananya kegiatan natal dan tahun baru. Salah satu bentuk konkrit aparat kepolisian terus membasmi / memberantas berbagai penyakit masyarakat ( pekat ) yang kita ketahui bersama bahwa hal ini sering menjadi pemicu awal terjadinya tindak kriminal. Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini kita akan saksikan bersama - sama pemusnahan barang bukti hasil kegiatan rutin dan operasi pekat candi 2013 yang telah di laksanakan oleh polres sragen.
Hadirin dan tamu undangan yang kami hormati, mengingat pengaruh negatif minuman keras bagi masyarakat sangatlah luar biasa, yaitu rusaknya tatanan sosial masyarakat karena hilangnya eksistensi sebagai manusia baik secara individu
Maupun secara kolektif, hilangnya kesadaran dan akal sehat untuk kemudian menjadi potensi munculnya tindakan kriminal lain yang tentunya sangat meresahkan masyarakat dan berdampak pada instabilitas lingkungan kita.
Salah satu menjamurnya perdagangan miras di wilayah sragen karena belum adanya payung hukum berupa peraturan daerah yang mengatur peredaran minuman beralkohol.
Dengan peran serta seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing – masing kami percaya peredaran minuman beralkohol di wilayah kab. Sragen dapat kita berantas sampai habis.
Adapun jenis - jenis minuman beralkohol adalah sebagai berikut
Golongan a = kadar alkohol 0% - 5 %
Golongan b = kadar alkohol 5% - 20%
Golongan c = kadar alkohol 20% - 40%
Pada kesempatan ini kami sampaikan jumlah barang bukti hasil kegiatan rutin dan operasi pekat candi tahun 2013 polres sragen berhasil menyita minuman keras beralkohol tradisional jenis ciu sebanyak 1673 l ( seribu enam ratus tujuh tiga liter ).
Hadirin dan tamu undangan yang kami hormati, sebelum saya akhiri sambutan ini, ijinkan kami mengucapkan selamat natal 2013 dan tahun baru 2014, semoga tuhan yang maha esa senantiasa bersama kita.
Demikianlah sambutan kami, apabila ada kurang lebihnya kami mohon maaf yang sebesar - besarnya, akhir kata
Wassalamu ‘alaikum warrahmatullahi wabarakatuh

LATIHAN PRA OPERASI LILIN CANDI 2013 POLRES SRAGEN


Pada hari sabtu tanggal 21 Desember 2013 pukul 09.00 s/d 12.00 wib bertempat di aula pesat gatra polres sragen dilaksankan kegitan Latihan Pra Operasi Lilin Candi 2013 yang dipimpin oleh Kapolres Sragen AKBP DHANI HERNANDO, SIK, MH. Yang dihadiri oleh Para Kabag, Kasubbag, Kasat, Kapolsek jajaran polres sragen serta perwira polres sragen.
Kabag Ops dalam paparannya menerangkan tentang personil yang terlibat dalam operasi lilin candi 2013, target operasi berupa pengamanan gereja dalam perayaan natal 2013 dan pemusatan massa menyambut tahun baru 2014, serta cara bertindak dalam pelaksanaan tugas dilapangan.
Dengan diadakan Latihan Pra Operasi Lilin Candi 2013 ini diharapkan bisa menyampaikan kepada anggotanya yang bertugas dilapangan sehingga tidak terjadi kesalahan prosedur. Diharapkan pengamanan perayaan Natal 2013 dan tahun Baru 2014 nanti dapat berjalan lancar dan aman.


sumber:pid res sragen

Senin, 22 April 2013

TAK PERNAH BERHENTI MENGABDI

 TAK PERNAH BERHENTI MENGABDI..
Tak bisa dipungkiri, tingginya dinamika sosial politik, pola pikir masyarakat yang kritis serta euphoria reformasi cenderung menuntut kinerja profesional di segala lini layanan publik. Tak terkecuali institusi Polri.
Sadar akan tugas berat ini, jajaran Polres Sragen dibawah komando Kapolres AKBP Susetio Cahyadi, SIK, MH mencoba memberi warna lebih bagi institusi korps coklat serta mereduksi image negatif yang selama ini kerap dialamatkan ke polisi.
Berangkat dari motivasi itulah, sejak didaulat mengemban jabatan Kapolres Sragen 15 Nopember 2012, AKBP Susetio Cahyadi berinisiatif merintis konsep dan program yang terbukti telah terbukti menelorkan banyak catatan keberhasilan serta mendapat respon positif dari masyarakat.
Berbagai program itu semuanya digagas untuk satu tujuan, memberi pengabdian terbaik dan tiada henti kepada semua elemen masyarakat. Dan komitmen untuk menegakkan citra polisi yang dekat, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat namun tetap bermartabat, akan terus dikedepankan melalui konsep-konsep yang dijabarkan berikut ini :
GRIYA AMAN ( Safe House) 110
Program Griya Aman atau Safe House ini pertama kali dilaunching dengan line telepon 112. Konsep layanan panggilan darurat dan gratis ke 112 yang digagas untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang butuh bantuan dan menyampaikan informasi kepada kepolisian.
Tujuannya mempercepat pelayanan, memberikan rasa aman dan mencegah kerawanan tindak kriminalitas. Sebagai penunjang koordinasi, ada 208 rumah atau sukarelawan di 208 desa yang ditunjuk sebagai griya aman atau mitra. Fungsinya memfasilitasi dan menyampaikan informasi dari masyarakat sekitarnya kepada ke kepolisian.
Seiring dengan keberhasilan Safe House 112, pada 19 Maret 2013 konsep ini direvitalisasi dengan berubah menjadi Safe House 110. Namun tak hanya sekadar line telepon yang berubah, revitalisasi menuju Safe House 110 juga diiringi peningkatan jumlah kemitraan yang semula hanya 208 sukarelawan menjadi 300 relawan yang tersebar di 208 desa.
“Cukup efektif. Beberapa masyarakat pernah memberi laporan tindak kriminal seperti adanya judi cap jie kie di Banaran, Sambungmacan dan beberapa lokasi. Pernah pula suatu ketika ada kecelakaan di Grompol, lalu ada masyarakat yang telepon kami di 110 sehingga seketika itu kami langsung menerjunkan personel ke sana untuk penanganan. Ternyata program ini memang banyak membantu dan kadang justru lebih dari yang diharapkan,” ujar Kasat Binmas, AKP Suseno.

POLICE HAZARD (PH) PAGI
Patroli PH Pagi
Patroli PH Pagi
Untuk memaksimalkan peran pelayanan kelancaran dan keselamatan di jalan raya, digulirkan Program PH Pagi. Selama hampir satu jam antara pukul 06. 30 WIB – 07.30 WIB, semua personel dikerahkan untuk bersiaga di titik rawan yang membutuhkan kehadiran polisi, terutama di jalur-jalur utama sampai ke tingkat kecamatan/Polsek.
Tak hanya mengatur kelancaran arus lalu lintas, kehadiran personel selama satu jam setiap pagi itu juga diharapkan bisa memberikan rasa aman serta mengantisipasi tindak kriminal. Yang membedakan dengan Polres lain, di Polres Sragen tak hanya mengandalkan personel Lantas namun semua fungsi seperti Shabara, Reskrim juga ikut diterjunkan bahkan hingga seluruh Polsek. Bahkan, hampir setiap pagi, Kapolres juga terjun langsung berpatroli serta memantau pelaksanaan PH Pagi dengan bersepeda angin.

POLICE HAZARD (PH) SORE DAN 8 POLISI KHUSUS
Sebagai kelanjutan PH Pagi, sore harinya semua fungsi mulai dari Satuan Narkoba, Reskrim, Intel dan staff kembali diterjunkan untuk mengikuti kegiatan PH Sore. Selepas jam dinas mereka diterjunkan ke obyek vital seperti  di ATM, Perbankan, toko emas, dan lokasi publik yang rawan tindak kejahatan.
Untuk menunjang mobilitas dan kesigapan, juga dibentuk tim Polisi Khusus (Polsus) yang beranggotakan delapan personel bersenjata lengkap dan berkendaraan khusus. Selama 24 jam, tim ini siaga di titik sentral pusat kota dan bertugas melakukan patroli mobile di jalur rawan serta hadir di setiap kegiatan masyarakat.
Dengan siaga, diharapkan sewaktu-waktu ada kejadian atau laporan tindak kriminal bisa langsung meluncur dan tertangani. Adanya patroli sesering mungkin juga akan memberi efek psikologis bagi pelaku tindak kriminalitas serta menghilangkan kesempatan seseorang untuk berbuat kriminal.

PANTAUAN KESIAGAAN TIAP 2 JAM
Dalam rangka menjaga kesiagaan personel di seluruh jajaran dan Polsek, Kapolres menggulirkan program pantauan komunikasi setiap 2 jam sekali. Setiap dua jam sekali, perwira yang bertugas piket diwajibkan berkomunikasi dengan seluruh polsek untuk menanyakan situasi dan kondisi yang terjadi.
Program ini digagas untuk menanamkan budaya selalu sigap dan siaga bagi semua personel. Sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan koordinasi, ada kejadian maupun masyarakat yang membutuhkan pelayanan, personel dalam kondisi siap untuk melayani. Program ini pula yang kemudian mengantarkan Polres Sragen di posisi teratas Polres dengan tingkat intensitas dan mobilitas frekuensi komunikasi tertinggi diantara 35 Polres se-Jateng.

PROGRAM JUMAT BERSIH
Olah Raga Bersama Anggota
Olah Raga Bersama Anggota
Padatnya tugas dan rutinitas kegiatan tak lantas membuat persnole lepas dari ikatan sebagai bagian dari masyarakat sosial. Sebagai bentuk kepedulian serta mendekatkan kemitraan dengan lingkungan kerohanian, meluncurlah program Jumat Bersih.
Selesai apel dan olahraga rutin hari Jumat, dibentuk kelompok personel yang secara terjadwal diterjunkan membantu membersihkan ke tempat ibadah baik masjid, gereja maupun pura.
Selain meringankan beban pengurus tempat ibadah dalam memberikan kenyamanan tempat ibadah, giat Jumat Bersih ini juga sebagai wahana untuk mendekatkan kemitraan dengan elemen serta tokoh agama yang ada.

POLISI BERSAHABAT
Sebagai pelayan publik, keberadaan polisi memang tak bisa lepas dari keterikatan interaksi sosial dan lingkungan sekitar. Sebagai penunjang sinergitas dan memperluas jaringan informasi, Kapolres menggulirkan program bertajuk “Polisi Berteman”.
Setiap personel di semua fungsi dan tingkatan diharuskan mencari daftar relasi atau mitra sebanyak-banyaknya dari kalangan umum baik dari tokoh masyarakat maupun pejabat yang setara. Selain mendekatkan kemitraan, program ini juga untuk memudahkan bersinergi serta berkoordinasi dalam banyak hal.
Kapolres juga membuat sejumlah terobosan program untuk meningkatkan kinerja jajaran personelnya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan keamanan masyarakat. Di antaranya adalah sebagai berikut :
DARI MAKLUMAT HIBURAN MALAM HINGGA SIAGA BENCANA
Sebagai daerah dengan latarbelakang budaya dan karakter kecintaan seni yang kuat, intensitas hiburan campursari atau budaya lokal di pentas hajatan warga memang cukup tinggi. Guna menekan potensi kerawanan kamtibmas utamanya pada pementasan malam hari, Kapolres mengeluarkan maklumat pembatasan jam operasional Campursari atau hiburan malam hanya sampai pukul 00.00 WIB.
Di setiap lokasi hajatan, juga dipasangi larangan konsumsi miras. Selain memberi rasa aman kepada empunya hajat dan pekerja seni yang pentas, maklumat ini juga untuk meminimalisir potensi kerawanan yang biasanya kerap muncul ketika durasi pentas dibebaskan berlarut hingga dinihari.
Sebagai wujud tanggungjawab dan pengabdian ke masyarakat, Kapolres juga merilis sejumlah maklumat. Seperti maklumat kelancaran lalu lintas dan maklumat tentang kesiagaan dalam menangani bencana utamanya banjir. Kemudian deklarasi anti premanisme dan terorisme yang hingga kini terus dilakukan dengan menjalin kemitraan dan komunikasi sampai ke tingkat kecamatan bekerjasama dengan Polsek dan Danramil.

DARI OLAH TKP SAMPAI PENGAMANAN PILGUB
Kapolres Peringatkan Kepada Pemilik Toko Penyedia Mesin Bentor
Kapolres Peringatkan Kepada Pemilik Toko Penyedia Mesin Bentor
Sebagai aparat yang dituntut siap melayani 24 jam, selain kesiagaan semua personel tentu dituntut untuk memiliki kompetensi sesuai fungsinya. Untuk mengasah kemampuan personel, Kapolres berinisatif menggulirkan serangkaian konsep simulasi.
Guna meningkatkan kompetensi dalam mempercepat penanganan kasus, digelar simulasi olah penanganan pertama di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan sasaran seluruh personel unit Reskrim Polres dan Polsek yang digelar secara rutin dan terjadwal. Lalu ada pula simulasi penanganan Laka Lantas untuk mengasah teknik analisa penyebab kecelakaan.
Menghadapi agenda pesta demokrasi, utamanya Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2013, juga telah digelar simulasi penanggulangan huru-hara yang diharapkan meningkatkan kemampuan personel untuk selalu sigap bertindak sesuai prosedur jika dihadapkan pada situasi di lapangan nyata.
Untuk momen Pilgub 26 Mei, juga telah disusun konsep pengamanan terpadu dengan pola 2-612 atau dua polisi untuk enam Tempat Pemungutan Suara (TPS) dibantuk 12 linmas. Masing-masing anggota juga dibekali buku saku yang bisa dijadikan panduan untuk mengambil langkah serta sigap menghadapi situasi di lapangan.

DARI PEMBINAAN ROHANI HINGGA BIMBINGAN PSIKOLOGIS
Sebagai penguatan terhadap nilai-nilai keagamaan di kalangan personel, setiap hari Rabu, secara rutin semua personel mengikuti kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Dengan pencerahan dan penanaman nilai agama, personel diharapkan memiliki pengendalian diri serta membentengi dari deviasi perilaku serta tindakan neka-neka.
Untuk menjaga kebugaran, personel juga diwajibkan mengikuti serangkaian program penjagaan kondisi fisik. Mulai dari olahraga rutin setiap hari, latihan beladiri setiap Jumat, hingga program diet untuk 100 polisi berbobot di luar porsi ideal.
Yang membedakan dari Polres lain, program diet ini tak hanya dengan sit up, push up maupun lari, namun juga diisi dengan kegiatan renang massal. Polres juga menggandeng psikolog dan lembaga khusus untuk memberikan bantuan pendampingan bagi anggota yang mengalami tekanan mental atau psikologis berlebih.

DARI REWARD SAMPAI JAMINAN HAK DI AKHIR DINAS
Penyerahan Reward
Penyerahan Reward
Untuk memacu motivasi dan kinerja personel, Kapolres juga menerapkan program pemberian rewarrd (penghargaan). Semua personel yang dinilai berprestasi dan mampu mengungkap kasus menonjol diberikan penghargaan yang diserahkan bersamaan dengan momen upacara pada tanggal 17 setiap bulan.
Reward dimaksudkan untuk menaikkan moril personel sekaligus memberi jaminan terhadap raihan prestasi atau sebuah keberhasilan. Raihan rewarrd juga akan dimasukkan dalam catatan pribadi personel sebagai kredit poin ketika menempuh pendidikan maupun promosi jabatan.
Selain terbukti efektif mendongkrak kinerja personel yang ditunjukkan dengan meningkatnya angka ungkap dan penyelesaian kasus, program ini secara diam-diam sudah mulai dilirik dan diterapkan oleh Polres lain.
Bagi personel yang memasuki masa akhir dinas, juga dipermudah dengan bantuan pengurusan hak-haknya setahun sebelumnya. Sehingga ketika tiba masa pensiun, semua hak-hak personel sudah terjamin dan terselesaikan.
APA KATA MEREKA
1. Tiwi Afrina (23), Mahasiswa STIK-PTIK Akpol Semarang
POLRES SRAGEN
Tiwi Afrina
Mahasiswa STIK-PTIK Akpol Semarang
“Selama melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Sragen, saya terkesan dengan kinerja yang ada di Polres Sragen. Menurut saya, Polres Sragen agak berbeda dengan Polres lain karena di sini menerapkan kegiatan PH Pagi yang dilakukan tidak hanya dari personel lalu lintas tapi semua fungsi dan melibatkan semua personel dari pangkat Bintara sampai Kompol. Lalu ada pembinaan peribadatan untuk personel dari semua agama serta dibekali kemampuan bela diri wajib. Kemudian ada program peningkatan kemampuan Bahasa Inggris bagi personel sangat bagus untuk antisipasi sewaktu-waktu ada pengaduan atau kunjungan dari wisatawan asing,”
2. Sugiyamto, Ketua DPRD Sragen
Sugiyamto Sekretaris DPC PDIP Sragen.
H. Sugiyamto, SH.
Ketua DPRD Sragen
“Terobosan program dan kinerja Polres selama dipegang Kapolres AKBP Susetio Cahyadi cukup bagus. Terutama program pengamanan jalur setiap pagi itu sangat membantu masyarakat utamanya pengguna jalan, pekerja kantor dan anak sekolah. Selain itu, pelayanan dan koordinasi juga mudah. Begitu telepun minta bantuan atau memberi informasi langsung cepat direspon,”
SUMBER: KORAN

Sabtu, 26 Januari 2013

penerimaan polri tahun 2013


selamat berjumpa kembali di bagsumda.sragenonline.com, kali ini kami akan memberikan informasi tentang penerimaan polri baik :
Akademi Kepolisian
Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS)
Brigadir Polri
Tamtama Polri

sampai saat ini ( 26 januari  2013 ) masih banyak yang bertanya - tanya tentang kapan penerimaan polri 2013 dibuka?  alangkah baiknya daripada kita bertanya kita simak dan pantau saja melalui web
: http://penerimaan.polri.go.id

toh nantinya kalaupun dibuka akan dilaksanakan secara online!,
sampai saat ini masih bertuliskan :

Akademi Kepolisian (ditutup)
Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) (ditutup)
Brigadir Polri (latihan POLDA, bukan untuk pendaftar) (ditutup)
Tamtama Polri (ditutup)

untuk yang brigadir kemarin sempat dapat di klik dan dapat diregistrasi akan tetapi itu hanya untuk latihan para operator polda ,( bukan untuk mendaftar secara resmi ) apabila nantinya sudah dibuka maka tulisan dalam kurung ditutup akan berubah menjadi dibuka!

UNTUK MELIHAT PERSYARATAN PENERIMAAN POLRI TAHUN 2012 DAN TATA CARA REGISTRASI  DAPAT DILIHAT DI SINI 

UNTUK LEBIH TAU TATA CARA PENYUSUNAN BERKAS PENERIMAAN POLRI  TAHUN 2012 DAPAT DILIHAT DISINI 

sebagai persiapan sebagai calon pendaftar sebaiknya mempersiapkan fisik dan administrasi serta menjaga kesehatan masing-masing agar stamina pada saat pendaftaran tetap terjaga!

semoga kita semua diberi kesehatan olehNYA.amin...dan semoga bermanfaat!

informasi  update
kuota +- 1700 se indonesia
pendaftaran mulai 2 - 29 maret 2013
umur : min17 tahun 5 bulan
berijasah min sma
tinggi pa : 163 cm pi 160  cm>>>persyaratan yang lain dapat dilihat di polres sragen

Sabtu, 22 Desember 2012

SELAMAT HARI IBU, IBUKU!

Andai aku bisa, bunda
Kan kubalas segenap cinta dan kasihmu
Andai aku mampu, bunda
Kan kupersembahkan seterang kilauanmu,
sehangat dekapanmu, setulus kasihmu,
dan sebijak nasihatmu, SELAMAT HARI IBU 

Rabu, 29 Agustus 2012

selamat hari raya Idul Fitri 1433 H

 
Kepada masyarakat Sragen terutama yang melakukan kegiatan mudik dan balik agar selalu berhati hati dan mengutamakan keselamatan, apabila lelah atau sakit atau mendapat kendala di perjalanan kami siap membantu dengan telah menyiapkan pos pelayanan atau pos pengamanan dalam rangka operasi ketupat merapi 2012 dengan tujuan untuk mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif bagi masyarakat yang akan merayakan idhul fitri 1433 H serta dapat melaksanakan mudik ke kampung halaman dengan aman, selamat, tertib dan lancar. Dan bagi instansi atau masyarakat yang selama ini turut berperan aktif membantu kelancaran operasi ini kami sangat mengucapkan banyak terimakasih.
Akhir kata kami keluarga besar Polres SRAGEN mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1433 H dan kami mohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas, Polres SRAGEN masih ada  kekuranganya namun kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Semoga masyarakat yang melaksanakan mudik selamat sampai tujuan. 
Amin.............!

Selasa, 24 Juli 2012

Selamat Hari Anak Nasional

BAGSUMDA.SRAGENONLINE.COM MENGUCAPKAN

Selamat Hari Anak Nasional. Mari kita wujudkan Anak Indonesia yang Ramah yang beriman, jujur, cerdas, sehat, berakhlak mulia, dan berprestasi.

kita ketahui bersama, kemaren tepatnya tanggal 23 Juli 2012 diperingati sebagai hari anak nasional. Tidak ada perayaan besar, tidak ada upacara-upacara formal karena padatnya jadwal orang nomor satu di Indonesia, sehingga acara Hari Anak Nasional ditunda atau mungkin tidak akan diperingati sama sekali.
Dalam UU No. 23 Tahun 2002 yang mengatur tentang perlindungan anak pada Bab III disebutkan tentang hak-hak dan kewajiban anak.  Pada Pasal 4 disebutkan bahwa “Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.”

SELAMAT BERPUASA RAMADHAN TAHUN 2012

 
Di jaman penjajahan para pahlawan berjuang mati-matian
melawan kompeni dan tentara jepang.Sementara di bulan ramadhan
ini kita umat Muslim berperang sekuat tenaga melawan hawanafsu
Semoga ramadhan tahun ini kita semua dapat mengalahkan hawa
nafsu dan menuju kemerdekaan dalam Idul Fitri,Ibarat
roda yang terus berputar,tak terasa debu dan kerikil mengotori
dan menggoresnya. Begitulah perjalanan hidup kita berbagai
kesalahan telah menodainya. Maka di bulan yang suci dan penuh
rahmat ini mari kita maksimalkan ibadah kita.
 
Selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan tahun 2012

Rabu, 20 Juni 2012

sepeda santai dalam rangka HUT Polri ke 66 tahun 2012

tema HUT BHAYANGKARA 66 TAHUN 2012





SEPEDA SANTAI 
dalam rangka
HUT Polri ke 66 tahun 2012




Jum’at, tanggal 29 Juni 2012 Pukul 06.30 Wib s/d 10.30 Wib di Halaman Belakang Polres Sragen telah berlangsung Kegiatan Olah Raga Sepeda Santai dalam rangka HUT Bhayangkara Polri ke - 66 Tahun 2012.dalam acara tersebut diHadiri oleh :
1.         Kapolres Sragen AKBP Susetio Cahyadi, SIK, MH. beserta Ibu.
2.         Kepala Kejaksaan Negeri Sragen Bpk Gatot Gunarto beserta istri selaku 
            Ketua POS (Paguyuban Onthel Sragen)
3.         Para Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Sragen
4.         Anggota Polres Sragen
5.         Anggota POS (Paguyuban Onthel Sragen)
6.         Lk. 700 Orang
Sepeda Santai kali ini mengambil route Start Halaman Belakang Polres Sragen - Bangjo Stadion Taruna - Transito - Perempatan Dulang - Pertigaan Polsek Kedawung - Perempatan BLK Sragen - Finish Halaman Belakang Polres Sragen.
Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah dan hiburan Organ Tunggal Robin, 

peserta sepeda santai menikmati hidangan yang telah disediakan sambil melepas lelah setelah bersepeda


 salah satu peserta sepeda santai yang melakukan atraksi jumping


 peserta sepeda santai melepas lelah dengan berjoget sambil menikmati hiburan yang telah disediakan 




Banyaknya DORPRICE yang disediakan menarik seluruh peserta untuk mendekat Panggung


PENGUNDIAN DOORPICE

 DISPENSER


 KOMPORGAS





  SEPEDA GUNUNG

HADIAH UTAMA LEMARI ES DIBERIKAN LANGSUNG OLEH KAPOLRES


 banyaknya peserta yang mengikuti sepeda santai 


 salah satu komunitas sepeda tua di sragen yang mengikuti sepeda santai di polres sragen